
Teknologi tepat guna bertujuan untuk membuat pekerjaan menjadi semakin mudah dan cepat serta mampu meningkatkan nilai ekonomi, hasil akhir, atau produktivitas. Selain itu, teknologi tepat guna juga membantu mempermudah dan mempersingkat biaya dan waktu pekerjaan.
Teknologi tepat guna sangat bermanfaat dalam berbagai bidang usaha karena sangat memudahkan pekerjaan. Teknologi tepat guna juga dianggap lebih efektif dan efisien dan mampu meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari hasil akhir produksi yang ingin dicapai. Selain itu dengan teknologi tepat guna, proses pekerjaan menjadi lebih mudah, cepat, efektif, dan efisien sehingga pada akhirnya akan membantu pelaku usaha untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Saat ini, terdapat banyak jenis penerapan teknologi tepat guna yang bisa diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Contoh inovasi teknologi tepat guna yang sangat bermanfaat digunakan oleh pelaku usaha dalam berbagai bidang, antara lain adalah:
1. Mesin Penebar Pupuk
Mesin penebar pupuk ini sangat membantu petani karena mampu membantu menyebarkan pupuk dengan lebih cepat dan merata sehingga mengurangi tenaga dan waktu dibandingkan dengan menebar pupuk secara tradisional.
2. Mesin Perontok Padi
Mesin perontok padi memudahkan petani untuk merontokkan padi dalam waktu cepat, selain itu juga membantu meningkatkan kualitas beras karena mengurangi risiko biji padi menjadi hancur.
3. Mesin Pemipil Jagung
Pekerjaan memipil jagung cukup menguras waktu dan tenaga, namun dengan menggunakan mesin pemipil jagung, proses pemipilan jadi lebih cepat, serta menghemat tenaga.
4. Mesin Traktor
Membajak lahan sawah menggunakan traktor akan sangat membantu petani karena pekerjaan membajak jadi lebih cepat diselesaikan dibandingkan dengan membajak secara tradisional menggunakan tenaga hewan.
5. Pengupas Kulit Ari Kedelai
Dahulu, proses mengupas kulit ari kedelai ini biasanya dilakukan dengan menginjak-injak kedelai, tapi dengan hadirnya mesin pengupas kulit ari kedelai, proses mengupas kulit ari kedelai dapat berlangsung dengan lebih cepat dan hemat tenaga. Dengan menggunakan mesin ini, proses pengupasan pun menjadi lebih higienis dan berkualitas karena kebersihannya yang lebih terjamin.
6. Mesin Pengupas dan Pengiris Bawang
Mengupas dan mengiris bawang merupakan kegiatan yang tidak mudah. Selain itu, pekerjaan ini juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar, apalagi jika bawang yang diperlukan dalam jumlah banyak. Dengan mesin pengupas dan pengiris bawang ini, proses pengirisan jadi lebih cepat dan hasil irisannya juga lebih bagus.
7. Alat Tirisan Minyak
Dengan alat peniris minyak ini, hasil gorengan yang menjadi semakin renyah dan tidak meninggalkan sisa minyak berlebih, sehingga produk yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas dan sehat.
8. Mesin Penggiling Daging
Mesin penggiling daging ini berfungsi untuk menggiling daging agar lebih halus yang biasanya diperlukan untuk pembuatan berbagai jenis masakan seperti bakso, sosis, dan lain sebagainya.
9. Mesin Penetasan Telur
Mesin penetasan telur ini digunakan untuk berbagai jenis telur seperti telur ayam, bebek, telur puyuh, dan lain lain. Dengan mesin ini, proses pengembang-biakkan unggas petelur menjadi lebih cepat.
10. Mesin Pemerah Susu
Mesin ini dapat membantu para peternak susu untuk memerah susu dengan lebih mudah dan dalam jumlah yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan memerah susu secara tradisional.
Berbagai contoh inovasi teknologi tepat guna di atas memperlihatkan bahwa teknologi tepat guna ini memiliki banyak sekali manfaat bagi dunia usaha. Teknologi tepat guna membantu proses pekerjaan lebih efisien karena selain hemat waktu dan tenaga, juga mengurangi pengeluaran biaya proses menjadi lebih rendah dibandingkan proses tradisional. Namun, diperlukan sosialisasi lebih luas agar makin banyak pelaku usaha yang paham dan mampu memanfaatkan teknologi tepat guna secara maksimal. Selain itu, dukungan pemerintah dan penyebaran informasi tentunya diharapkan turut membantu perluasan penerapan teknologi tepat guna ini. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha melalui peningkatan produktivitas.
Sumber: berinovasi.com
Alsintan atau alat mesin pertanian adalah sebutan untuk semua alat dan mesin yang digunakan dalam usaha bidang pertanian. Alsintan sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan pertanian oleh para petani. Dengan menggunakan Alsintan, petani dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian mereka.
Hadirnya Alsintan menjadi pemicu transformasi teknologi bagi para petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan. Penggunaan alat-alat mesin pertanian tersebut harus mencakup dari hulu sampai hilir sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, akan tetapi kesejahteraan petani.
Peran yang sangat penting dari penggunaan alat mesin pertanian pada intinya adalah proses pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Mulai dari pengolahan lahan, panen dan pascapanen bisa berlangsung dengan cepat. Tentu hal ini juga akan menekan ongkos kebutuhan pertanian para petani. Alsintan juga dapat menekan kehilangan hasil dan meningkatkan nilai tambah, seperti penggunaan mesin perontok padi. Namun, kelebihan alsintan ini juga perlu didukung dengan kesiapan kelembagaan dan sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan itu sendiri.
Penerapan Alsintan
Penerapan alsintan diharapkan dapat memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha tani. Selain itu, perlu juga diperhatikan ketepatan penggunaan alsintan sesuai kondisi lahan. Misalnya, traktor roda dua dengan motor penggerak diesel 8,5 PK akan efektif pada lahan sawah datar sampai lahan yang sedikit miring.
Petani atau kelompok tani tentu juga harus bisa merawat alsintan yang sudah dimiliki. Jika mesin tidak dirawat, maka cenderung akan cepat rusak. Jika sudah memperlihatkan tanda-tanda rusak ringan, segera perbaiki jangan sampai rusaknya bertambah parah. Serta, optimalkan penggunaan alsintan agar tidak menganggur dan tidak terpakai, hingga akhirnya malah rusak.
Pengembangan penggunaan alsintan yang sesuai dengan kebutuhan petani dapat memacu keberhasilan dalam peningkatan produksi, khususnya beras.
Sumber: farming.id
Teknologi tepat guna merupakan sebuah upaya untuk memanfaatkan sumber daya semaksimal mungkin dengan menyelesaikan permasalahan yang timbul dari lingkungan. Meskipun sudah banyak petani yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka, namun masih ada saja petani yang memilih untuk melakukan pekerjaannya secara tradisional. Padahal tindakan tersebut akan membuat petani tertinggal dan merugi. Karena pada dasarnya, teknologi tepat guna berfungsi untuk membuat proses pertanian menjadi jauh lebih efektif dan efisien.
Nah, berikut adalah beberapa teknologi tepat guna di bidang pertanian yang perlu diketahui oleh para petani:
1. Mesin Perontok Padi
Dengan menggunakan teknologi mesin ini, petani dapat langsung melakukan pengumpanan jerami ke mesin. Dengan cara ini kerusakan gabah yang dihasilkan pun kurang dari 2%. Kemampuan pemisahannya mencapai 98% dengan kapasitas kerja hingga 500 kg/ jam (tergantung jenis mesinnya).
2. Mesin Pemipil Jagung
Mesin pemipil jagung dapat membantu petani untuk melakukan proses pemipilan pada jagung-jagung yang telah dipanen dengan cara memipil biji-biji jagung dari tongkolnya. Dengan menggunakan mesin ini, petani jagung akan lebih menghemat waktu dan hasil pemipilan pun lebih banyak dibandingkan dengan cara manual.
3. Manure Spreader
Merupakan alat penabur pupuk organik yang akan memudahkan pekerjaan petani dalam menabur pupuk di ladang kering atau sawahnya. Mesin penabur pupuk organik ini akan membantu menabur dengan hasil yang merata dan juga pengerjaannya menjadi lebih cepat daripada menabur pupuk dengan menggunakan tenaga petaninya sendiri.
4. Mesin Traktor
Merupakan Teknologi Tepat Guna yang sangat membantu petani untuk membajak sawah. Mereka tidak perlu lagi menggunakan tenaga hewan ternak dan pekerjaan membajak sawah akan menjadi lebih cepat selesai karena dikerjakan oleh sebuah mesin.
5. Mesin Penghasil Ekstrak Minyak Biji-bijian
Mesin ini sangat tepat bila dikembangkan oleh petani biji-bijian. Harga jual dari produk hasil tani berupa biji-bijian tidak stabil dan terkadang mencapai angka yang rendah, namun ketika sudah diekstrak menjadi minyak, maka harga jualnya menjadi jauh lebih tinggi. Jadi, tak salah jika pengembangan mesin pembuat ekstrak minyak ini diyakini sangat membantu perekonomian petani.
Itu dia tadi kelima Teknologi Tepat Guna di bidang pertanian, semoga bermanfaat untuk Anda!
Sumber: sapadesa.id
