
Cerdas Usaha akan mengenalkan Anda pada pengelolaan usaha tani padi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Melalui cerdastani.org, Anda bisa memprediksi penghasilan usaha sesuai dengan pengalaman usaha Anda menggunakan Kalkulator Usaha Tani.
Temukan juga berbagai pengalaman usaha petani padi inspiratif lainnya dengan membuka halaman Cerita Petani.
Anda juga bisa menemukan solusi tepat untuk bisa meningkatkan produksi padi Anda dengan membaca Cerdas Budidaya.
Perencanaan dan pengelolaan penting dan wajib dalam setiap bentuk usaha, termasuk usaha. Dengan perencanaan dan pengelolaan usaha yang cerdas dan cermat, petani bisa memprediksi pengeluaran dan juga pendapatan sekaligus hingga periode waktu tertentu, misalnya dalam rentang waktu satu tahun.
Dengan demikian petani dapat memperoleh apa yang dicita-citakannya. Cita-cita sederhana seperti memiliki mesin bajak pribadi bisa diwujudkan dengan waktu yang sudah diperkirakan. Selain itu, keinginan untuk mengurangi jumlah hutang usaha akan menjadi lebih terjadwal.
Walaupun sederhana, pencatatan perlu dilakukan untuk menakar batas pengeluaran. Jika ongkos yang dikeluarkan tidak melebihi dari anggaran, maka simpan sisa anggaran. Mungkin dibutuhkan pada pos pengeluaran yang lain.
Biasanya pencatatan jarang dilakukan karena ini memerlukan disiplin dan waktu. Kadang kita merasa sudah terlalu letih fisik untuk melakukan hal kecil semacam ini. Namun pencatatanlah yang menjadi kunci keberhasilan perencanaan dan pengelolaan usaha sehingga hasil akhir dapat terprediksi lebih awal.
Berikut adalah tips sederhana pengelolaan usaha:
-
Buatlah daftar kebutuhan usaha secara rinci. Pisahkan daftar belanja usaha dengan daftar belanja rumah tangga. Hindari penggunaan modal usaha untuk pengeluaran kebutuhan sehari-hari.
-
Prediksi pendapatan Anda dengan menggunakan Kalkulator Usaha Tani. Anda bisa mengisinya sesuai dengan kebiasaan pengeluaran Anda. Lalu buatlah pencatatan sederhana untuk setiap pengeluaran yang dilakukan.
-
Selalu gunakan dosis pemupukan berimbang yaitu 500 kg Petroganik, 300 kg Phonska atau PHONSKA PLUS dan 200 kg Urea untuk mendapatkan hasil optimal. Penggunaan PHONSKA PLUS secara penuh telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen hingga 20%.
-
Gunakan alsintan sehingga waktu dan ongkos kerja Anda lebih efektif dan efisien.
-
Atasi risiko gagal panen dengan Asuransi Usaha Tani Padi yang melindungi Anda dari kerugian akibat gagal panen. Anda pun akan mendapatkan Asuransi Kecelakaan Diri secara gratis dan otomatis ketika mendaftarkan AUTP melalui program Cerdastani.
Kalkulator Usaha Tani adalah kalkulator yang dapat membantu Anda memprediksi pendapatan berdasarkan kebiasaan pengeluaran dan pemasukan usaha tani padi Anda selama ini. Nantinya, Anda bisa melihat pada pos pengeluaran mana yang sepertinya bisa dikelola lebih baik sehingga hasil yang diperoleh lebih optimal.
Klik di sini untuk mencari tahu pendapatan Anda dari kebiasaan pengelolaan usaha Anda.
Risiko usaha adalah peristiwa tidak diinginkan dan tidak bisa dihindari terjadi secara tiba-tiba, yang menyebabkan kerugian atau berkurangnya keuntungan.
Gagal panen tani padi dapat terjadi karena dua hal: serangan hama dan penyakit atau bencana alam yang tidak bisa dihindari. Sebagai pengusaha yang bermitra dengan alam, maka sewajarnya kita memaklumi jika sebagian dari apa yang kita dapat dikembalikan pada alam.
Hama, penyakit dan bencana alam merupakan risiko usaha yang harus diperhitungkan dan dapat dikelola sehingga perencanaan usaha bisa memberikan hasil yang optimal.
Agar risiko usaha tani masih terkendali, telah ditemukan jurus-jurus jitu untuk bisa mengantisipasi kerugian akibat serangan hama dan penyakit. Rumah burung hantu untuk mengusir tikus, perangkap untuk hama wereng, dan lain-lain. Bahkan bencana alam yang sudah jelas tidak bisa dihindari pun kini sudah bisa diantisipasi.
Kementerian Pertanian melalui Jasindo memberikan solusi terhadap pengelolaan risiko gagal panen. Khusus bagi peserta Cerdastani yang membayar Rp 36 ribu untuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Anda bisa menanami kembali lahan pertanian yang gagal panen akibat bencana alam atau organisme pengganggu tanaman (OPT). Peserta juga mendapatkan Perlindungan Kecelakaan Diri secara gratis dengan nilai pertanggungan Rp 1 juta.
